Rabu, 25 Mei 2016

Kesenduan Malam

Ku menangis di malam yang suram dengan kesenduan
Semilir angin malam mengingatkan ku padamu
Entah apa yang ku rasa hanya air mata yg melukiskan
Ku tatap bintang tapi ia menghilang
Ku harapkan percikan bulan namun malam semakin kelabu
Akan kah hujan membasahi malam atau kah tangisan yg bermain saat ini
Ku goreskan tinta hitam sebagai pelampiasan rindu ku

Haiii malam tau kah kamu?
Ku merindukan cahaya bintang
Merindukan teduhnya bulan
Menunggu saat hujan tak membasahi malam
Berharap pelangi kan datang di malam hari

Tak bisakah kau sampai kan padanya
Kenyataan bahwa ku tetap menginginkannya
Ingin untuk tetap bersamanya
Jatuh ke dalam pelukannya
Rasakan hangat belaiannya
Terlebih dengan wujudnya
Berharap ia nyata bukan hanya ilusi
Hingga berhenti anganku menjadikannya imajinasi

By : Mimin nd Hania

Jumat, 22 Januari 2016

Salah kah mengharapkannya

Semilir angin menggoyangkan rumput
Pribadi nan teduh menggoyahkan jiwa ini
Entah apa yang salah dengan rumput
Ia mengharapkan angin itu menyapa lagi
Salah kah jiwa yg hina ini mengharapkannya?

Yaps abaikan saja apa yg ku tulis saat ini.  Sekarang mimin mau bercerita tentang sahabat mimin yang mengharapkan jodohnya seorang ust.  Lucu yaa dengernya?? Entah apa yg membuat sahabat mimin ini kepengen banget dapet jodoh seorang ust.  Mimin berjanji padanya,  suatu saat mimin akan menuliskan cerita cintanya dengan cinta pertamanya. Namun karena mimin bukan penulis cuman penulis amatir soo maap ya kalo tulisan mimin g sebagus tulisan" blogger lain hihi