Rabu, 10 September 2014

Pangeran Pulpen

Seketika diri ini terpanah oleh kehadirannya. Yaa sosok laki-laki dewasa yang menyapa salah satu gadis di hingar bingar keramaian kampus.

Inilah awal mulanya Sia bertemu dgn Ical .

Sia sedang melakukan daftar ulang dikampus. Seketika sesosok laki-laki menghampiri dan menyapa Sia. Siapa kah dia ?? Yaa dia adalah Ical.

" Assalamu'alaikum. " sapa Ical
" walaikumsalam. Iya kenapa? " sahut Sia
" Maaf ka boleh pinjem pulpennya ga ? " pinta Ical
" ooh boleh ko, nii " beri Sia

Ical pun mengisi lembar demi lembar daftar ulang. Sambil menunggu Ical mengisi, Sia pun membuka pembicaraa.

" kk maba bukan ? " tanya Sia
" iya aku maba, kamu jg maba ? "
" iya sama dong ya kita "
" memang fakultas apa ? " tanya Ical
" aku FEB " jawab Sia
" oooo sama dong kita yaa, aku manajemen kamu apa ? " timpal Ical
" beda dong yaa aku mah PSY "
" gapapa beda jurusan yg penting kita masih 1 fakultas " ucap Ical

Seketika hati Sia berdegup tak menentu mendengar kata-kata tersebut. Sia pun senyam senyum mendengar ucapannya si Ical.

" Sia .. ayuk pulang " panggil Ayah
" Iyaa yah " Sahut Sia

" Sal aku keluar dulu ya "
" Oh pulpennya ? "
" Yaudah pegang aja byee "




























Sia pun pulang nd then setibanya dirumah Sia langsung cerita sama bundanya tentang si Ical. Hahaha maklum dah yak namanya juga anak mami ada apapun hal sekecil apapun pasti diceritain ke bundanya , untung aja bukan mimin yang diceritain lohh hehe.


" Bun kamu tau ga? tadi tuh ya aku ketemu sama cowok, Ya Allah mah dia tuh ganteng banget maah, cool, keren, pokoknya semua ada di dia dah ma hehehe "
" Massa si ka lebay banget dah kayanya kamu " Ledek Bunda
" Aaaaaaa bunda mahh aku serius tauuu "
" Iyaa iyaa hehe abisnya anak bunda girang banget terus begimana ?"
" Ya gak gimana-gimana orang cuman ngobrol gitu doangan itu juga karena dia minjem pulpen aku"
" Yaudah bunda doain dah supaya pas test bahasa bisa ketemu "
" Ohh iya ya ma, mama bener banget tuh ya . aamiin Ya Allah, makasii bun doanya "
Sia pun memeluk bundanya dan bercanda

*******************************************************************************



Kamis, 14 November 2013

kehadiran mu



Kau hadir dalam hidupku bagaikan sang kilat
Yang begitu cepat masuk kedalam hidupku
Namun kau juga begitu cepat menghilang dalam hidupku
Kau menghilang dalam hitugan sekejap mata

Kau datang memberikan warna warni dalam hidupku
Namun kau juga memberikan warna kelabu dalam hidupku

Kau katakan cinta kepadaku
Namun kau juga katakan cinta kepadanya
Kau katakan cinta kepadanya
Saat aku telah menyayangimu

Taukah kamu apa yang aku rasakan ?
Taukah kamu betapa hancurnya hati ku saat ku mengetahui kau menyayanginya?
Taukah kamu betapa bimbangnya aku saat kau memintaku
Untuk mendekatkan kau dengan dirinya?

 Ku mengetahui  jawaban mu .

Kau takkan pernah tau apa yang aku rasakan!
Kau takkan pernah mengerti apa yang aku rasakan

Dan kau takkan pernah merasakan apa yang aku rasakan!

Selasa, 05 November 2013

Pesan Kehidupan

Nahh sekarang ini saya akan menulis satu buah pesan dari seorang guru "Pak Afgan" itu nama kerennya di mata anak-anak satu sekolah.

Ku ceritakan sedikit tentang pak guru ini. Dia guru Aqidah Akhlak, yaaa ganteng lah kata anak - anak, bapak guru ini memang selalu dikagumi oleh anak - anak muridnya bukan karena dia guru paling keren disekolah. Namun itu semua karna sikap dan sifat dia yang dapat mengerti pribadi setiap anak muridnya.

Biasanya setelah bel istirahat berbunyi banyak anak -  anak yang mendatangi Pak Afgan. Bukan karna mau minta tanda tangan yaa eheheh, namun anak - anak selalu curhat sama Pak Afgan disaat jam isitrahat. Bukan hanya disaat jam istirahat, namun anak - anak bisa curhat sama dia lewat SMS apabila tak mau diketahui oleh anak - anak lain.

Langsung saja yaa saya tuliskan pesannya. Karena takkan pernah ada habisnya bila menceritakan Pak guru satu ini :D

SAID :
 
" Hidup itu tidak akan indah jika tidak ada masalah,
   Yang penting bagaimana caranya kita menghadapi masalah tersebut
   Bagaimana caranya agar kita tetap tegar dan tidak tenggelam dalam kesedihan "

" Hadapi masalah dengan hati yang tenang
   Hadapi masalah dengan pikiran yang jernih
   Jangan menghadapi masalah dengan hati yang rapuh
   Jangan menghadapi masalah dengan pikiran yang emosi
   Dan yang terpenting kita harus yakin semua masalah pasti ada jalan keluarnya "

Itulah pesan yang ia sampaikan dan satu pesan yang kan tetap terlukir difikiran anak - anak muridnya.

^_^

Menunggu Penantian


Sepi hati ini saat dia tak ada disamping ku..
Letih mengejar sesuatu yang tak pasti..
Lelah menunggu sesuatu yang tak terduga..

Entah harus sampai kapan aku menunggu..
Waktu demi waktu ku lalui untuk menunggu..
Terkadang hati gelisah tak menentu..
Takut akan penantian ku akan sia - sia..

Ku harap penantian ku takkan sia - sia..
Ku harap kau akan kembali memeluk hati ku..
Ku harap kau akan datang mendekap tubuh ku dengan kasih sayang mu..

Entah sampai kapan ku harus menunggu..
Takkan pernah ku temukan jawabannya..
Hanya ku temukan sebuah harapan yang tak tau keberadaannya..
Dan hanya ku tahui bahwa hati ini ikhlas menunggu..

Cobaan





Cobaan datang silih berganti

Seakan hadir tanpa henti
Selalu mengikuti disetiap langkah yang ku pijaki
Cobaan bagaikan misteri
Selalu menghantui dimanapun ku mendiami

Walau cobaan datang silih berganti
Takkan pernah ku lari dalam cobaan ini
Ku kan selalu tetap bertahan, berusaha untuk menghadapi
Ku panjatkan do'a untuk berserah diri kepada Yang Maha Esa

Ku yakini cobaan ini penuh dengan arti
Cobaan datang membuat yang lemah menjadi kuat
Cobaan membuat kita teguh disaat yang lain runtuh
Membuat kita bertahan disaat yang lain terhempas
Membuat kita istiqomah disaat yang lain futur

Maka dari itu tetaplah bersyukur saat kita mendapatkan cobaan
Yakinilah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan sesuai batas kemampuan kita
Yakinilah bahwa setiap cobaan selalu ada jalan keluar